Aku Cinta Pajak

Ayo Bayar Pajak.

Berbagai Reformasi Yang Dilakukan Ditjen Pajak

Sudah lebih dari satu dekade reformasi birokrasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dilaksanakan untuk menyempurnakan proses bisnis perpajakan di Indonesia. Pembenahan dilakukan pada tiga pilar yakni organisasi, proses bisnis, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui pemberian remunerasi dan mentargetkan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), diharapkan tercapai tatakelola perpajakan yang baik, peningkatan kinerja dari waktu ke waktu dan pelayanan prima bagi masyarakat.

Meski tidak banyak diketahui publik, teknologi informasi Ditjen Pajak saat ini sudah sangat maju. Menarik untuk disimak bahwa para programmer Ditjen Pajak dapat mengembangkan berbagai aplikasi perpajakan tanpa bantuan pihak luar. Kecanggihan teknologi aplikasi e-Registration menjadi salah satu buktinya. Demikian pula dengan rencana pengembangan Compliant Model, suatu sistem pendeteksi kepatuhan wajib pajak dan kinerja pegawai pajak, merupakan bukti inovasi untuk memberikan pelayanan prima. Bahkan melalui sistem kontrol tertentu, wajib pajak saat ini sudah bisa mendaftar npwp secara online.

Dari sisi administrasi perpajakan, Ditjen Pajak juga terus berbenah diri. Kebijakan terbaru adalah terkait pembenahan administrasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Master plan pembenahan administrasi PPN disusun untuk memperbaiki basis data Pengusaha Kena Pajak (PKP), pemantauan penerbitan faktur pajak, serta mempermudah pelaporan pajak. Penting untuk diingat bahwa pembenahan administrasi dilakukan berbasis teknologi informasi untuk memudahkan pelayanan bagi Wajib Pajak sekaligus mempermudah pemantauan kepatuhannya.

Layanan Pajak Online di Indonesia

Ada beberapa jenis saluran yang dapat dipergunakan oleh Wajib Pajak untuk memperoleh Layanan perpajakan : datang langsung ke kantor pelayanan pajak, menelpon Kring Pajak 500200 dan mengunjungi situs milik Direktorat Jenderal Pajak.

Salah satu layanan yang juga dapat digunakan oleh masyarakat adalah e-Registration, dimana layanan ini memberikan kemudahan terhadap Wajib Pajak guna mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP. Melalui pendaftaran NPWP secara online ini, Wajib pajak tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan pajak, cukup dilakukan melalui komputer yang mempunyai jaringan internet dimanapun, kemudian mengirimkan softcopy dokumen pendukung yang dibutuhkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat dan Anda hanya perlu menunggu kartu NPWP disampaikan ke alamat Anda.

Keberadaan situs pajak ini dimaksudkan untuk mendukung DJP dalam menerapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana setiap badan publik termasuk DJP diwajibkan menyediakan informasi publik dengan cara yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan dalam bahasa yang mudah dipahami. Selain itu, dengan informasi yang lebih lengkap dan terbuka diharapkan tingkat kepercayaan publik pada DJP akan semakin tinggi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat guna memenuhi kewajiban perpajakannya. Akses situs Pajak di www.pajak.go.id sekarang juga!

Mari Pahami Fungsi Pajak

Pemerintah telah mengeluarkan beleid pengenaan PPnBM terhadap impor produk tertentu yang bersifat mewah. Cara Daftar NPWP ONLINE. Upaya tersebut dilakukan dalam upaya meredam impor barang mewah yang berkontribusi terhadap defisit neraca perdagangan. Penerbitan beleid ini juga merupakan reaksi pemerintah sehubungan gejolak pasar keuangan dan nilai tukar rupiah. Tujuan penerapan beleid ini, sebagaimana tercantum dalam pertimbangan peraturan tersebut adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi makro dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada tingkat yang realistis.

Dengan pertimbangan yang sama, pemerintah juga telah mengeluarkan beleid berupa pengurangan angsuran PPh Pasal 25 dan penundaan pembayaran PPh Pasal 29 tahun 2013 bagi industri tertentu. Kebijakan ini akan meringankan dan menjaga likuiditas bagi Wajib Pajak yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing industri nasional baik yang berorientasi domestik maupun ekspor. Industri yang diberikan keistimewaan ini adalah industri padat karya, terbatas pada industri tekstil, industri pakaian jadi, industri alas kaki, industri furniture dan/atau industri mainan anak-anak.

Setelah memahami fungsi dan manfaat pajak, kini saatnya Anda turut berkontribusi dalam membangun Indonesia. Bangga Bayar Pajak!

Bayar Pajak Kini Semakin Mudah

Kemajuan teknologi telah membuat semua pekerjaan dapat lebih mudah diselesaikan. Direktorat Jenderal Pajak pun tak ketinggalan, memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Wajib Pajak. Banyak inovasi yang telah dilakukan oleh Direktorat jenderal Pajak untuk mempermudah Wajib Pajak dalam berpartisipasi membangun negeri. Penyediaan informasi perpajakan melalui situs www.pajak.go.id, layanan call centre dan pengaduan melalui Kring Pajak 500200, program pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik (eSPT) dan program billing system secara elektronik (eBilling) merupakan beberapa contoh pemanfaatan teknologi yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk melayani Wajib pajak, yang terbaru adalah e-filing dan pembayaran pajak lewat mesin ATM.

Layanan e-filing merupakan layanan yang memungkin wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan secara elektronik lewat internet. Layanan sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2011 dan terus dikembangkan dan disempurnakan. Saat ini, sudah tersedia dua jenis layanan penyampaian SPT melalui e-filing, yaitu : layanan e-filing melalui website Ditjen Pajak www.pajak.go.id bagi Wajib Pajak Orang Pribadi pengguna formulir SPT Tahunan PPh form 1770 S dan 1770 SS dan layanan e-filing melalui perusahaan penyedia jasa aplikasi - Application Service Provider (ASP) - yang ditunjuk oleh Ditjen Pajak bagi seluruh Wajib Pajak. Keterangan lebih lanjut tentang masalah seputar pajak bisa anda baca disini http://npwp-online.blogspot.com